Posted in

Wasiat atau Musyawarah? Buku Digital ApplulBayt

Buku Wasiat atau Musyawarah? karya Dr. Ali Syari‘ati merupakan kajian kritis dan reflektif mengenai salah satu persoalan paling mendasar dalam sejarah Islam, yaitu mekanisme suksesi kepemimpinan setelah wafatnya Nabi Muhammad saw.. Melalui pendekatan historis, sosiologis, dan rasional, Syari‘ati membahas dua pandangan besar yang berkembang dalam Islam: pandangan Sunni yang menekankan prinsip musyawarah dan pemilihan, serta pandangan Syi‘ah yang meyakini adanya wasiat atau penunjukan langsung oleh Nabi.

Pada bagian awal, penulis menegaskan bahwa kedua pandangan tersebut sama-sama memiliki landasan yang logis dan tidak dapat dengan mudah disalahkan. Pandangan Sunni dipahami sebagai kelanjutan dari praktik musyawarah yang sering dilakukan Nabi dalam urusan sosial dan kemasyarakatan. Sementara itu, pandangan Syi‘ah berangkat dari keyakinan bahwa kepemimpinan pasca-Nabi bukan sekadar jabatan politik, melainkan kelanjutan dari misi ilahiah yang menuntut penunjukan sosok paling layak dan paling memahami ajaran Nabi.

Dalam pembahasan selanjutnya, Syari‘ati menguraikan berbagai peristiwa sejarah dan contoh konkret dari kehidupan Nabi yang menunjukkan adanya dua prinsip tersebut dalam praktik Islam. Nabi, di satu sisi, sangat menekankan musyawarah dan penghormatan terhadap pendapat umat, namun di sisi lain juga memberikan perhatian dan penunjukan khusus kepada individu-individu tertentu demi kesinambungan misi Islam.

Puncak analisis buku ini terletak pada gagasan dua fase dalam sejarah Islam. Menurut Syari‘ati, fase pertama adalah masa kepemimpinan terbimbing melalui penunjukan (imamah), yang bertujuan membentuk masyarakat Islam agar matang secara intelektual, sosial, dan politik. Setelah fase ini terlampaui, barulah prinsip musyawarah dan pemilihan melalui bai‘at dapat berjalan secara ideal dan adil sebagai fase kedua dalam kepemimpinan umat.

Melalui karya ini, Dr. Ali Syari‘ati tidak bermaksud memperuncing perbedaan antara Sunni dan Syi‘ah, melainkan mengajak pembaca untuk memahami persoalan kepemimpinan Islam secara lebih utuh dan dewasa. Wasiat atau Musyawarah? menjadi sebuah refleksi penting tentang sejarah, kekuasaan, dan tanggung jawab umat, sekaligus seruan untuk membangun persatuan dan kesadaran sosial dalam Islam kontemporer.