Pembagian 17 onta oleh Imam Ali as

Seseorang berwasiat sebelum ia mati untuk membagikan 17 onta kepada ketiga anaknya. Ia berkata, “Bagilah onta-ontaku yang sekiranya anakku yang paling besar mendapat setengah dari onta-onta itu, anak kedua mendapat sepertiga darinya dan anakku yang paling kecil mendapat sepersembilan.” Ayah pun juga menambahkan catatan bahwa pembagian itu harus dilakukan tanpa dengan harus membunuh onta-onta yang ada; yakni harus dibagikan secara merata dalam keadaan semuanya hidup.

Sepeninggal sang ayah, anak-anaknya bingung saat membaca surat wasiat. Mereka tidak tahu bagaimana cara membagi 17 onta dengan pembagian yang diinginkan oleh ayah mereka. Akhirnya mereka datang kepada Imam Ali as dan menceritakan permasalahannya.

Imam Ali menjawab, “Apakah kalian memberiku izin untuk menambahkan ontaku kepada 17 onta kalian?”

Mereka pun bersedia. Akhirnya Imam menambahkan ontanya kepada onta-onta mereka, dan jumlahnya menjadi 18.

Kepada anak yang paling besar, Imam memberikan separuh onta-onta itu, yaitu 9 ekor. Kepada anak kedua, beliau memberikan sepertiga onta-onta, yakni 6 ekor. Lalu kepada anak ketiga, beliau memberi sepersembilan dari onta-onta yang ada, yaitu 2 ekor.

Pada akhirnya tinggal satu ekor onta yang tersisa, itupun onta milik beliau sendiri dan beliau mengambilnya kembali.