Imam Ali as, Imam Husain as dan hujan

Pada suatu hari di masa kekhilafahan Imam Ali as, penduduk Kufah mendatangi Imam Ali as mengadukan perihal keringnya sumur, ladang dan sawah mereka serta kekeringan yang menimpa mereka dikarenakan tidak turunnya hujan. Mereka berkata: “Wahai Amirul Mukminin, mintalah hujan untuk kami!” Kemudian Imam menyuruh anaknya, Imam Husain as, berdoa kepada Allah agar menurunkan hujan untuk mereka. Maka Imam Husain as berdiri dan memuji Allah serta bersalawat atas Nabi dan keluarganya dan berdoa: “Ya Allah yang Maha Pemberi segala kebaikan dan keberkahan, limpahkanlah kepada kami berkah dari langit!”

Ketika Imam selesai berdoa, langit mulai berawan dan mendung, kemudian langit menurunkan hujannya dengan deras. Lembah-lembah penuh air melimpah. Semua orang dan hewan meminum darinya dan ladang-ladang pun terairi subur.

Akan tetapi di Karbala, Bani Umayyah memboikot dan menahan aliran air untuk Imam Husain as. Mereka membunuh Imam beserta keluarga serta sahabat-sahabatnya, hingga bayi mungil yang masih menyusu dalam keadaan haus. Mereka tidak meneguk air sama sekali selama tiga hari sejak hari kedelapan Muharram sampai mereka syahid di hari kesepuluh.